Cara menyusun proposal skripsi penelitian pendidikan bahasa Arab

Bagaimana Cara Menyusun Proposal Penelitian?

cara menyusun proposal skripsi penelitian pendidikan bahasa Arab


Menjawab pertanyaan di atas bagi saya, dulu, sewaktu menjadi mahasiswa tingkat akhir pada jenjang S1, sangatlah sulit. Kenapa sulit? Ya karena memang dulu saya belum mengerti apa yang harus pertama kali saya lakukan ketika akan menyusun proposal skripsi. Para dosen saya bilang: “jangan cari judul, tapi cari masalahnya!” Sekarang saya baru mengerti.

Menyusun proposal penelitian (skripsi) bagi mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA) seperti saya, harus memahami apa yang pertama kali harus dilakukan. Jangan sampai kita terjebak pada pencarian judul proposal. Sehingga, terkadang judul yang kita ajukan ke jurusan PBA tersebut malah tidak ada masalah penelitiannya. Maka dari itu saya menyarankan ke mahasiswa saya bahwa yang harus kalian cari adalah permasalahan penelitiannya dulu, jangan judul.

Penjelasannya bagaimana, Pak? Maksudnya masalah yang seperti apa yang harus dicari oleh mahasiswa PBA tingkat akhir yang akan menyusun proposal?

Jawaban dari pertanyaan di atas, ya tentu permasalahan-permasalahan yang ada pada pembelajaran bahasa Arab. Misalnya, di suatu sekolah kita menemukan adanya masalah dalam hal metode pembelajaran. Guru bahasa Arab di sekolah tersebut selalu menggunakan metode pembelajaran ceramah. Padahal pembelajaran bahasa Arab membutuhka metode pembelajaran lain semisal metode langsung untuk melatih siswa berkomunikasi dalam bahasa Arab, metode membaca untuk melatih siswa dalam membaca dan memahami teks Arab, dan metode insya untuk melatih siswa dalam kemampuan menulis/mengarang teks Arab. kalau kita cermati, kondisi di atas juga merupakan masalah penelitian. Sehingga, kita bisa mengambil permasalahan tersebut untuk tema penelitian kita. Dari masalah tersebut misalnya, kita mengambil tema penelitian terkait metode pembelajaran bahasa Arab.

Selanjutnya bagaimana, Pak?
Langkah selanjutnya setelah kita menemukan adanya masalah dalam pembelajaran bahasa Arab, kita menentukan pendekatan yang digunakan untuk meneliti masalah tersebut. Kita bisa memilih apakah menggunakan pendekatan kualitatif, kuantitatif, atau R&D (Research and Development). Kenapa harus memilih pendekatan dulu? Karena pendekatan penelitian tersebut adalah bagaikan sudut pandang yang akan kita gunakan untuk meneliti masalah tersebut.

Dalam kasus di atas, untuk masalah metode pembelajaran bahasa Arab, kalau kita menggunakan pendekatan kualitatif misalnya, maka kita bisa meneliti masalah tersebut dari sudut pandang studi kasus, fenemenologi, etnografi atau penelitian tindakan kelas. Sedangkan dari pendekatan kuantitatif, masalah tersebut bisa diteliti dari sudut pandang korelasional, komparasional, regresional, eksperimen ataupun sudut pandang pendekatan kuantitatif lainnya. Sedangkan apabila kita menggunakan pendekatan R&D untuk meneliti masalah tersebut, maka kita bisa mengembangkan metode pembelajaran bahasa Arab. Nah, sampai di sini kalau kita sudah menentukan pendekatan penelitian yang kita inginkan, maka selanjutnya akan mudah.

Langkah selanjutnya adalah kita menyiapkan teknik pengumpulan data yang kita gunakan. Kalau untuk penelitian pendidikan bahasa Arab, paling tidak bisa menggunakan teknik pengumpulan data berupa, 1) tes, 2) observasi, 3) wawancara, 4) dokumentasi, dan 5) kuesioner (angket).

 

BERSAMBUNG …

SyifArabic

SyifArabic Seorang Guru Bahasa Arab di SMA Lulusan S2 Pendidikan Bahasa Arab UIN Malang

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung ke Blog Kami

Lebih baru Lebih lama